Rabu, 01 Desember 2010

BE GRATEFUL


Terkadang dunia terasa sangat membosankan... bukan tidak bersyukur, didalam hati yang paling dalam berjuta2 rasa syukur aku rasakan atas nikmatMu ya Rabb. Aku hanya bertingkah laku layaknya manusia biasa.

Aku merasa lelah disaat aku sendiri. Bertanya kepada siapa lagi aku tidak tahu.
Aku merasa malu jika kalah, aku ingin terus menjadi hebat. Aku ingin meraih kembali kebahagiaan yang telah terenggut waktu dan keegoisan.

Aku ingin mengampuni mereka yang telah merobek-robek hatiku. Aku ingin menebus semua dosa-dosa ini. Aku merasa semua tidak ada apa-apanya. Aku merasa benar-benar dalam kehampaan.
Aku mengenadahkan kepalaku sejenak.... Aku merasakan aliran darah memberatkan kepala ku, semakin terasa pusing dan semakin nikmat. Aku merasakan lelehan air mata yang tergenang perlahan. Aku mencintai hidup ini karenaMu Tuhan...

Entah dmna aku jika aku tidak mengingat nikmatMu. Aku masih sangat merasakan kasih sayangMu saat aku berbahagia, senyumku masih terus mengalir walau entah bagaimana caranya aku masih bisa tersenyum... NikmatMu ini Tuhan.....membuat aku benar-benar merasa beruntung dalam hangatnya aliran air mata.

Selasa, 30 November 2010

Penjelasan dan Solusi Dampak Negatif Internet


Teknologi Internet sudah sangat dekat dengan masyarakat, semua orang sudah menganggap internet sebagai kebutuhan utama. Bagaimana tidak, internet menyajikan semua informasi dan sarana via online kepada kita. Sebagaimana hal lainnya, internet pun mempunyai dampak positif dan negatif.
Saat ini saya akan menjelaskan tentang dampak positif dan negatif dari internet dalam beberapa aspek :

- Ekonomi : Pada internet kita dapat mencari berbagai macam produk yang kita inginkan, karena internet banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan dan wiraswastawan sebagai sarana untuk mempromosikan barangnya. Akan tetapi karena banyaknya jual beli menggunakan sarana internet seringkali terjadi penipuan dan banyak terjadi penjualan PSK (Pekerja Sex Komersial) via online, yang akan berbuntut pada terjadinya cybersex.

- Sosial : Internet menjadikan kita berwawasan luas, bagaimana tidak, kita dapat menjumpai berbagai macam orang dari berbagai penjuru dunia. Apalagi ditambah dengan adanya jejaring sosial, yang menjadikan kita mempunyai banyak teman dari berbagai macam daerah di seluruh pelosok dunia. Namun dengan adanya jejaring sosial ini pula banyak terjadi tindak kriminalitas. Banyak sekali gadis yang diculik, yang diawali dengan perkenalan di dunia maya ini.

- Budaya : Internet menjadikan budaya kita dikenal oleh negara-negara lain, sebaliknya juga kita dapat mengenali budaya-budaya lain. Namun dengan begitu banyak sekali anak muda bangsa Indonesia mencontoh budaya barat yang bertolak belakang dengan budaya kita (Timur). Mereka menjadi korban westernisasi.
- Hiburan : Internet menyajikan banyak sekali hiburan, mulai dari jejaring sosial, berbagai macam musik, sampai dengan game online yang dapat dengan mudah diakses. namun demikian dengan adanya hiburan-hiburan ini, banyak sekali orang yang menjadi kecanduan. Mereka menjadi lupa waktu bahkan lupa akan kewajiban mereka.

- Pendidikan : Pendidikan berlimpah luas di dalam internet, sekali ketik apa yang kita cari banyak sekali artikel yang kita temukan. Oleh karena itu. Internet menjadi buku kedua para pelajar. Banyak sekali mahasiswa dan pengajar yang menggunakan internet sebagai bahan mereka untuk menjalankan aktivitas belajar mengajar. Akan tetapi karena terlalu mudahnya mengakses, banyak sekali pelajar yang langsung mengcopy-paste (menyalin) tugas-tugas, tanpa membaca/ mempelajarinya terlebih dahulu.

Ditinjau dari aspek-aspek tersebut, kita dapat melihat dari segi positif dan negatifnya. Kita dapat mengetahui banyak hal dan informasi dari internet, akan tetapi kita harus sangat berhati-hati terhadap dampak negatifnya. Seperti yang telah saya paparkan di atas banyak sekali yang telah menjadi korban internet.

Oleh karena itu saya kira kita perlu mengawasi putra-putri kita dalam menggunakan internet. Kita wajib waspada dan memberikan pendidikan tentang cara penggunaan internet yang beretika. Gunakan internet seperlunya saja, sehingga kita tidak membuang banyak waktu kita di depan komputer, waspada akan oknum-oknum yang mengajak berkenalan di dunia maya ini. Jangan pula mudah tergiur dengan tawaran-tawaran maya yang tidak jelas-jelas tidak ada jaminannya.

Rabu, 24 November 2010

APTITUDE TEST

Hasil Aptitude test dapat merepresentasikan bakat atau talent anda, yakni dengan cara mengukur karakteristik dan kemampuan-kemampuan lainnya yang dimiliki per individu. Assessment testing dapat membantu memberitahu area-area kekuatan setiapindividu.

Tes ini dilakukan dengan tujuan yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan industri. Dalam bidang pendidikan, dengan mengetahui bakat siswa maka ia dapat diarahkan sesuai dengan bakatnya tersebut agar siswa dapat mencapai prestasi sesuai dengan bakat yang dimilikinya.

Dalam bidang industri, bakat seseorang perlu diketahui apakah ia tepat menduduki jabatan tertentu. Dengan tes bakat dapat diramalkan bakat-bakat seseorang dalam berbagai bidang atau dalam hal pelajaran, pekerjaan yang dipilihnya, serta kesuksesan-kesuksesan bekerja di masa datang

Oleh karena itu apabila tes bakat itu diberikan pada awal sebelum seseorang individu memilih suatu jurusan sekolah atau pekerjaan tertentu maka akan dapat dipastikan akan dapat menghemat biaya dan waktu yang terbuang akibat tidak tepatnya seseorang individu memilih suatu sekolah atau lapangan pekerjaan. Orang yang dapat memilih, meyesuaikan dengan pekerjaan yang sesuai dengan bakatnya akan membuat seseorang tersebut mempunyai semangat kerja yang tinggi dan kepuasan kerja akan tercapai. Sebaliknya seseorang individu yang dipaksa atau terpaksa bekerja tidak sesuai dengan bakatnya akan menimbulkan kelesuan kerja, semangat kerja rendah, ketidakpercayaan pada diri sendiri, banyak membuat kesalahan-kesalahan dan menimbulkan frustrasi bagi individu yang bersangkutan.

Beberapa tes bakat diantaranya :

1. Differential Aptitude Test (DAT)

Tes ini berusaha untuk menentukan ke arah manakah kecenderungan bakat seseorang itu. Dari hasil tes tersebut dapat diperoleh skor seseorang dari masing-masing sub tes, yaitu :

1 Tes Kemampuan Verbal

Sebagai kemampuan memberikan pengertian dalam hal bahasa. Untuk mengetahui seberapa jauh seseorang dapat mengerti ide-ide dan konsep-konsep yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata. Selain itu untuk mengetahui seberapa mudah seseorang dapat berpikir dan memecahkan masalah-masalah yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata.

1.2. Tes Kemampuan Numerik

Sebagai kemampuan dalam hal hitungan angka. Untuk mengetahui seberapa baik seseorang dapat mengerti ide-ide dan konsep-konsep yang dinyatakan dalam bentuk angka-angka. Selain itu, seberapa mudah seseorang dapat berpikir dan memecahkan masalah-masalah dengan angka-angka.

- Tes Pemahaman

Isi subtes ini dirancang untuk mengungkap pemahaman umum testee.

- Tes Penalaran

Tes ini mengukur kemampuan penalaran individu yang bersifat “non-verbal”, yaitu meliputi kemampuan individu untuk dapat memahami adanya hubungan yang logis dari figur-figur abstrak atau prinsip-prinsip “non-verbal design”. Tes penalaran bersama-sama dengan “verbal reasoning” dan “numerical ability” mengukur “general intelligence”.

Penyajian tes ini dapat dilakukan secara individual maupun klasikal. Menurut manual aslinya, waktu yang ditentukan untuk mengerjakan tes ini adalah 25 menit. Sedangkan waktu untuk instruksi lima sampai dengan sepuluh menit.

Tes ini digunakan di lingkungan sekolah, perusahaan, dan kegiatan sosial lainnya. Tes ini relevan untuk pekerjaan atau profesi yang memerlukan persepsi hubungan antara benda-benda.

- Tes Pengertian Mekanik

Kemampuan di dalam hubungannya dengan permesinan. Mengukur aspek daya penalaran di bidang kerja mekanis dan prinsip fisika, yang merupakan salah satu faktor intelligensi dalam arti luas. Penyajian tes ini dapat dilakukan secara perseorangan maupun kelompok. Waktu yang ditentukan untuk mengerjakan tes ini ialah 30 menit. Sedangkan waktu untuk instruksi sekitar lima sampai dengan sepuluh menit.

Tujuan tes ini untuk mengetahui kemampuan khusus dalam bidang kemampuan mekanik. Dengan mengetahui kemampuan ini maka dapat ditentukan jurusan studi maupun untuk memilih pekerjaan. Bidang pekerjaan yang membutuhkan kemampuan ini antara lain tukang kayu, ahli mesin, pemelihara mesin, dan perakit (assembler). Tes ini juga untuk mengetahui seberapa mudah seseorang memahami prinsip-prinsip umum ilmu pengetahuan alamiah sebagaimana terlihat dalam kejadian sehari-hari yang berhubungan dengan kehidupan.

- Tes Ruang Bidang

Kemampuan dalam hubungannya dengan ruang. Tes ini mengukur kemampuan berpikir secara visual dari bentuk geometris memahami gambar dari dua dimensi untuk menjadi bentuk tiga dimensi. Tes ini dapat disajikan secara individual maupun secara klasikal. Waktu penyajian total waktu sekitar delapan menit dengan perincian tiga menit untuk memberikan penjelasan dan lima menit untuk mengerjakan soal.

2. Tes Kraepelin

Tes ini untuk mengetahui bakat (kemampuan) seseorang dalam bekerja. Faktor-faktor yang dapat diungkapkan dengan tes ini adalah :

a. Kecepatan Kerja (Pan-Ker), yang ditunjukkan pada berapa prestasi yang dicapai dalam mengerjakan tes.

b. Ketelitian Kerja (Tian-Ker), yang ditunjukkan pada berapa kesalahan (salah dan loncatan) yang diperbuat dalam mengerjakan tes.

c. Keajegan Kerja (Jan-Ker), yang ditunjukkan dengan irama kerja seseorang di dalam mengerjakan tes.

d. Ketahanan Kerja (Han-Ker), dengan ditunjukkan oleh garis ausdauer dalam mengerjakan tes.

Oleh karena itu dengan adanya test ini seseorang akan lebih mudah dan dapat menikmati pekerjaannya, sehingga tidak terjadi tekanan psikologis pada dirinya, karena dia senang dengan kerjaannya. Dan hasilnya pun akan lebih memuaskan karena sesuai dengan kemampuannya.

Fenomena Jejaring Sosial di Masyarakat


Internet sekarang sudah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian orang di dunia ini. Bagaimana tidak internet menyediakan berbagai informasi yang kita butuhkan, sekali klik kita bisa menemukan apa yang kita cari dan butuhkan, tanpa harus menguras banyak waktu dan biaya. Apalagi dengan adanya jejaring sosial yang kini sedang merebak diseluruh dunia, tampaknya banyak sekali tugas-tugas utama,dan kewajiban banyak di lalaikan, karena telah terlalu asik oleh jejaring sosial ini. Jejaring sosial yang sudah banyak akrab ditelinga kita seperti facebook, friendster, myspace, twitter, koprol,plurk, yahoo messenger, dll.

Manusia memang sangat senang berkomunikasi bahkan dalam sebuah facebook, ada yang memiliki tenman sampai beribu-ribu. Bukan hanya orang Indonesia, tetapi juga dari Luar negeri. Mereka saling menyapa dan berkenalan dalam jejaring sosial ini, bahkan tidak sedikit yang saling bertukar nomor handphone. Oleh karena itu banyak orang yang menjadikan jejaring sosial ini bukan hanya untuk sekedar mencari teman, tetapi juga untuk mencari jodoh. :)

Banyak hal positif dan negatif dari adanya jejaring sosial ini, banyak sekali orang yang mempunyai banyak teman, mendapatkan jodoh, memudahkan para pebisnis untuk mempromosikan barang dagangannya, meluaskan wawasan kita terhadap dunia luar dan banyak informasi yang bisa kita dapatkan.

Namun dampak negatif pada jejaring sosialpun tidak kalah banyaknya, karena dengan mengikuti jejaring sosial ini kita telah jelas-jelas membuka identitas diri kita, maka banyak sekali orang-orang yang tidak mengetahui siapa kita menjadi tahu, dan tidak sedikit dengan adanya jejaring sosial terjadi banyak penculikan dan penipuan. Banyak pula orang-orang yang mengapload banyak situs-situs porno ke dalam jejaring sosial, sehingga banyak orang, bahkan anak-anak yang dapat melihat. Banyak remaja dan anak-anak yang lupa waktu dan kewajibannya sebagai pelajar, karena keasikan berkomunikasi pada jejaring sosial.

Menurut pendapat saya fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat karena pengaruh internet, khususnya pada jejaring sosial, terjadi karena kurangnya perhatian orang tua pada anak-anak mereka, dan kurangnya kesadaran para pengguna jejaring sosial yang sering menyalahgunakan manfaat positif yang harusnya dilakukan.

Jumat, 19 November 2010

Apakah Anonimitas Sikap yang bertanggung jawab?


Anonimitas ini berasal dari kata Yunani νωνυμία, anonymia, yang berarti "tanpa nama" atau dalam Inggris "namelessness". Dalam penggunaan sehari-hari, anonimitas biasanya mengacu pada seseorang yang sering berarti bahwa identitas pribadi, informasi identitas pribadi orang tersebut tidak diketahui. Contoh pada karya-karya sastra lama (tahun 1920 ke bawah) banyak yang pengarangnya tidak bisa dilacak sehingga pengarangnya disebut "anonim".

Anonimitas banyak sekali menjadi kontroversi, karena banyaknya pemakai yang kurang bertanggung jawab atas segala perbuatan buruknya, seperti mengomentari blog atau berita-berita dengan cemoohan berbaur dengan bahasa-bahasa kotor dan tidak pantas.

Namun selain itu anonimitas juga dapat meningkatkan rasa percaya diri, karena memungkinkan seseorang menuliskan apa yang benar-benar dipikirkannya tanpa khawatir diejek oleh orang lain. Sehingga seseorang tidak perlu malu dan khawatir jika tulisannya masih kurang baik, dia tidak akan merasa malu, bahkan terus mencoba sehingga dapat diterima oleh pengguna/pembaca internet.

Pada media seperti internet, apapun layanan yang Anda gunakan, sedikitnya Anda telah membuka identitas Anda sendiri. Bagaimana dan apa tentang diri Anda yang bisa diketahui orang lain. Oleh karenaitu banyak sekali orang yang menyembunyikan identitasnya.

Oleh karena itu bagaimanapun kita, mencantumkan atau tidaknya identitas kita, sebenarnya tidak menjadi masalah selama masih dalam batas wajar, beretika, dan bertanggungjawab.